Kisah Sedih Sang Tokoh Utama

 Devia Ayu Nabila Putri (XI MIA 2)


Judul : Parable

Penulis : Brian Krisna

Penerbit : Mediakita

Tahun : 2021

Genre : Fiksi

Tebal : 685 halaman


Pembukaan

     Novel berjudul "Parable" merupakan karya dari Brian Khrisna, diterbitkan oleh Mediakita pada tahun 2021. Cerita dalam novel ini berbeda dari cerita novel pada umumnya. Jika banyak di buku lain tokoh utamanya selalu digambarkan sempurna, novel ini justru kebalikannya. Cerita ini benar-benar berbeda.


Sinopsis

     Novel ini bercerita tentang Sadewa Sagara atau yang akrab dipanggil Dewa. Dewa merupakan pelajar SMA yang serba kekurangan hidupnya. Dia lahir dari keluarga yang kurang mampu. Dia tidak pintar dan juga tidak cukup tampan, bahkan dia juga tidak mempunyai kemampuan apa-apa. Satu-satunya yang menjadi kelebihan dewa yang disebutkan dalam novel ini yakni badannya yang bagus, tinggi dan berotot karena dia sering jadi kuli panggul.

     Sejak kecil Dewa sudah harus membantu perekonomian keluarganya dengan menjadi kuli panggul, terkadang juga berjualan makanan bahkan minuman karena dia tidak mempunyai privilage apapun. Intinya dia melakukan apapun demi mendapatkan uang. Dan uniknya dewa ini mempunyai sahabat yang bertolak belakang dengan kehidupannya. Sahabatnya ini bernama Edo. Dia anak yang ganteng, pinter, dan tentunya diminati banyak cewe di sekolahnya.

     Dewa merupakan gambaran besar anak SMA di dunia nyata. Bukan siapa-siapa, tidak punya cerita yang menarik dalam hidupnya, selalu tersisih dan selalu mengalah. Jika kalian ingin melihat bagaimana gambaran menjadi orang jelek di dunia ini, maka selamat membaca cerita ini. Cerita tentang seseorang yang tidak pernah menjadi pemeran utama di kehidupannya sendiri.


 Kelebihan dan kekurangan 

     Kelebihan novel ini sangat cocok dibaca oleh anak remaja yang suka dengan novel bergenre komedi. Bahasanya yang santai membuat para pembacanya mudah memahami alur ceritanya. Cerita yang ada dalam novel ini juga unik, berbeda dengan cerita novel remaja pada umumnya, sehingga sangat menarik untuk dibaca. Sedangkan kekurangannya masih banyak ditemukan kata-kata kasar dan kalimat hinaan terkait dengan penampilan fisik. Hal tersebut membuat sebagian pembaca akan merasa tidak nyaman. 


Penutupan

     Dari kisah Dewa ini kita dapat belajar bahwa baiknya kita meluangkan waktu untuk orang-orang tersayang yang ada di sekitar kita saat mereka membutuhkan kehadiran kita. Sebab, kita juga pastinya ingin ditemani ketika kita membutuhkan bantuan mereka. Dan jangan jadikan kehidupan orang lain menjadi standar bagi kehidupan yang ingin kamu wujudkan. Hidupnya adalah hidupnya, dan hidupmu adalah hidupmu. Tidak apa-apa jika kamu sudah bahagia dengan hal-hal kecil. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI NOVEL MISTERI: BLACK SHOWMAN DAN PEMBUNUHAN DI KOTA TAK BERNAMA

Jodoh Pilihan Bunda, Menuntunku ke Surga Kelak

Novel Romansa Dikta dan Hukum